Onion Service (sebelumnya dikenal sebagai Hidden Service) adalah layanan yang dihosting di jaringan Tor (The Onion Router) dan hanya dapat diakses melalui browser Tor (seperti Tor Browser). Layanan ini menggunakan teknologi enkripsi berlapis (seperti bawang, hence "onion") untuk menyembunyikan lokasi fisik server dan melindungi identitas pengguna serta pemilik layanan.

Ciri-ciri Onion Service:

  1. Alamat .onion
    • Onion Service memiliki alamat domain khusus yang berakhiran .onion (contoh: facebookcorewwwi.onion).
    • Alamat ini dihasilkan secara kriptografis dan tidak bisa didaftarkan seperti domain biasa.
  2. Anonimitas Tinggi
    • Lokasi server disembunyikan, sehingga sulit dilacak oleh siapa pun, termasuk penyedia layanan internet atau pemerintah.
    • Komunikasi antara pengguna dan server dienkripsi melalui jaringan Tor.
  3. Tidak Terindeks oleh Mesin Pencari Biasa
    • Onion Service umumnya tidak muncul di Google atau Bing, sehingga harus diakses melalui direktori khusus atau tautan yang dibagikan.

Bagaimana Onion Service Bekerja?

  1. Server menyembunyikan lokasinya dengan membangun rangkaian koneksi melalui node Tor.
  2. Pengguna mengakses layanan melalui Tor Browser, yang juga mengenkripsi lalu lintas.
  3. Komunikasi terjadi secara anonim, tanpa mengungkapkan IP asli server atau pengguna.

Contoh Penggunaan Onion Service:

  • Situs berita independen (seperti ProPublica, The Intercept) yang ingin melindungi sumber mereka.
  • Layanan privasi seperti email anonim (ProtonMail, Riseup).
  • Forum atau pasar gelap (meskipun banyak yang ilegal, Tor juga digunakan untuk tujuan legit).

Keamanan Onion Service

  • Keunggulan: Privasi tinggi, sulit disensor.
  • Risiko: Beberapa Onion Service mungkin berisi konten ilegal atau berbahaya.

Jika ingin menjelajahi Onion Service, pastikan menggunakan Tor Browser dan tetap waspada terhadap potensi ancaman siber.

Apakah Anda ingin tahu cara mengakses atau membuat Onion Service sendiri?

Panduan Membuat Onion Service dengan Dukungan IPv6 (Onion v6) body { font-family: 'Inter', sans-serif; max-width: 800px; margin: 2rem auto; padding: 0 20px; line-height: 1.6; background: #f9fafb; color: #333; } h1, h2, h3 { color: #4f46e5; margin-bottom: 1rem; } pre { background: #e0e7ff; padding: 1rem; border-radius: 8px; overflow-x: auto; margin-bottom: 1rem; user-select: text; font-size: 0.9rem; } code { font-family: monospace; background: #eef2ff; padding: 0.2rem 0.4rem; border-radius: 4px; } ul { margin-left: 1.2rem; margin-bottom: 1rem; } a { color: #4338ca; text-decoration: none; } a:hover { text-decoration: underline; }

Panduan Membuat Onion Service dengan Dukungan IPv6 (Onion v6)

Onion Service (hidden service) adalah fitur dari jaringan Tor untuk menyediakan layanan web atau aplikasi secara anonim. Dengan dukungan IPv6, backend server Anda dapat melayani koneksi IPv6 dalam jaringan Tor.

Prasyarat

  • Linux server yang sudah terpasang Tor (minimal versi 0.4.0.5+ untuk fitur layanan v3)
  • Akses root atau sudo
  • Web server seperti Nginx atau Apache yang berjalan pada server (mendukung IPv6)
  • Server dengan alamat IPv6 publik atau IPv6 localhost untuk binding aplikasi

Langkah 1: Instal Tor

Jika Tor belum terpasang, instal dengan perintah:

sudo apt update
sudo apt install tor

Langkah 2: Konfigurasi Tor untuk Onion Service v3 dengan IPv6

Edit konfigurasi Tor yang biasanya berada di /etc/tor/torrc

# Aktifkan layanan onion versi 3 (dipakai secara default di versi Tor modern)
HiddenServiceDir /var/lib/tor/hidden_service/
# Port di onion service, relasikan ke alamat dan port backend dengan IPv6
# Contoh backend web server berjalan di [::1]:8080 (localhost IPv6)
HiddenServicePort 80 [::1]:8080

Penjelasan:

  • HiddenServiceDir : Direktori untuk menyimpan kunci dan hostname onion service.
  • HiddenServicePort : Atur port layanan onion dan alamat backend IPv6 yang mendengarkan.

Langkah 3: Siapkan Backend Web Server Mendukung IPv6

Misal menggunakan Nginx, buat konfigurasi berikut untuk dengarkan IPv6 localhost di port 8080:

server {
    listen [::1]:8080;
    server_name localhost;

    location / {
        root /var/www/html;
        index index.html;
    }
}

Maka web server hanya mendengarkan koneksi pada alamat ::1 (IPv6 localhost) pada port 8080.

Langkah 4: Restart Layanan dan Cek Alamat Onion

Restart Tor dan Nginx:

sudo systemctl restart tor
sudo systemctl restart nginx

Setelah Tor berjalan, baca alamat onion yang dibuat di folder /var/lib/tor/hidden_service/hostname dengan perintah:

sudo cat /var/lib/tor/hidden_service/hostname

Alamat ini akan berakhiran .onion yang dapat Anda akses melalui browser Tor.

Catatan Penting

  • Backend web server harus dapat menerima koneksi IPv6 sesuai alamat dan port yang didefinisikan di HiddenServicePort.
  • Onion v3 adalah standar terbaru dengan keamanan lebih baik dibanding v2 yang sudah deprecated.
  • Jangan buka port layanan backend langsung ke internet publik; biarkan hanya dapat diakses oleh Tor daemon melalui localhost IPv6.
  • Pastikan firewall dan SELinux/AppArmor konfigurasi tidak menghalangi layanan.

Ringkasan

Anda telah berhasil membuat layanan onion (hidden service) versi terbaru (v3) yang backend-nya menggunakan IPv6. Hal ini memungkinkan layanan Anda dapat menerapkan IPv6 secara penuh dalam jaringan Tor.

Sumber Referensi